Sel. Nov 19th, 2019

Pengajuan Grab beroperasi di Bandara Kualanamu perlu pengkajian khusus

fokusmedan : Pengajuan Grab (angkutan berbasis online) untuk memperoleh ijin mengangkut penumpang dari Bandara Kualanamu mendapat protes dari pengemudi taksi khusus bandara.

Sejumlah pengemudi merasa adanya permintaan tersebut semakin mempersulit mereka untuk mendapatkan penumpang

”Saat ini saja sudah sulit mendapatkan sewa karena banyaknya taksi gelap bila ditambah Grab lagi, ya makin gawatlah,” sebut Rudi, seorang pengemudi taksi khusus Bandara Kualanamu.

Sementara itu, Manager Humas Bandara Kualalanamu Deliserdang Wisnu Budi Setyanto saat  dikonfirmasi fokusmedan.com, Senin (4/3) membenarkan jika pihak Grab sudah mengajukan permohonan namun masih perlu dikaji.

“Sejauh ini masih tahap proses dan harus melaui banyak tahapan. Mengingat akan berdampak pada angkutan lain,” jelasnya.

Menurutnya, permintaan Grab untuk beroperasi di Bandara Kualanamu tidak sembarang dan harus melalui kajian termasuk aspek keamanan dan kenyamanan.

”Jadi tidak serta merta pengajuan itu disetujui. Terlebih untuk ijinnya, kami belum dapat pastikan,” pungkasnya.(putra)