Ming. Jul 21st, 2019

Pengusaha Keluhkan Proses Investasi di Kementerian Perhubungan Berbelit-belit

fokusmedan : Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengusulkan kepada Menteri Perhubungan untuk membuat sebuah badan di instansinya khusus guna mengurusi proyek-proyek perhubungan yang bisa dikerjasamakan dengan swasta. Salah satu skema yang bisa ditawarkan yaitu Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Infrastruktur Erwin Aksa mengatakan, saat ini sebenarnya banyak pengusaha yang ingin berinvestasi di sektor perhubungan ini. Hanya saja mekanismenya masih terlalu panjang dan berbelit-belit.

“Kita harap Kemenhub ada badan tersentraliasi sehingga dia bisa fokus menyiapkan pelaksanaan tender dan segala macam terkait proyek KPBU. Saat ini kelistrikan kan sudah ada PLN dan sudah jalan,” ucap Erwin di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (20/3).

Dikutip dari merdeka.com, Erwin menambahkan, untuk membuat badan itu, Kemenhub diminta untuk berguru dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang saat ini sudah memiliki Badan Pengatur Jalan Tol (BPTJ).

Bagi swata, peran BPTJ ini sangat mebantu swasta dalam berinvestasi di bidang jalan tol. Selain mampu mempermudah tahapan regulasi, juga mempersingkat waktu mulai dari perizinan, tender hingga memulai proyeknya. “Saat ini di Kemenhub masih dikelola oleh masing-masing dirjen jadi tidak fokus,” tegas Erwin.

Menanggapi permintaan Erwin tersebut, Sekjen Kemenhub Djoko Sasono akan mengkaji kemungkinan usulan dari Kadin tersebut.

“Kita harus lihat dulu, tapi semua itu memungkinkan. Karena memang ada mekanisme yang berbeda dan sedikit panjang kalau KPBU,” jawabnya.(yaya)