Sel. Nov 19th, 2019

Penumpang Turun Akibat Tiket Pesawat Mahal, Pengelola Bandara Ngurah Rai Akui Merugi

fokusmedan : General Manager Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Yanus Suprayogi, membenarkan adanya penurunan penumpang domestik terkait adanya harga tiket peaawat yang melonjak naik. Namun, menurut Yanus, di penumpang internasional tidak ada pengaruh dan malah mengalami kenaikan.

“Kalau domestik itu 2,1 persen (Penurunan)dari kondisi rata-rata. Kalau internasional naik sampai 35 persen. Kalau pembatalan (pesawat) tidak ada. Cuma mungkin schedulenya, harusnya penumpangnya lebih banyak tapi agak turun,” ujarnya, saat di temui di Kuta, Badung, Bali, Sabtu (23/2).

Kendati ada penurunan penumpang, menurut Yanus, tidak terlalu signifikan. Karena penurunan penumpang masih bisa ditutup dengan kondisi penumpang wisatawan asing yang datang ke Bali.

Selain itu, dikutip dari merdeka.com, pihaknya juga mengaku memang ada kerugian tentang penurunan penumpang tersebut. Namun, belum bisa dihitung berapa kerugianya.

“Belum ada titik temu proses bisnis masing-masing airline untuk menyikapi kondisi saat ini, sudah berbagai cara mereka lakukan. Berdampakkah bagi bandara, sudah barang tentu. Namun, tidak bisa kita memberikan sikap secara spontan. Kita ikuti irama dulu sehingga ada titik temunya,” imbuhnya.

Tetapi menurut Yanus, tentang adanya kenaikan harga tiket pesawat tersebut, sudah ada kebijakan dengan adanya penurunan harga Avtur dan adanya pengendalian perekonomian yang tetap berjalan. “Suatu contoh, sekarang Avtur sudah turun oleh pemerintah. Semua berusaha sekarang untuk bagaimana pengendalian terkait dengan perekonomian tetap berjalan,” ujarnya.(yaya)