Perajin batik Banyumas bikin motif ‘Aku Pancasila Aku Indonesia’

fokusmedan : Khusus menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia tahun ini, perajin batik di Banyumas membuat batik motif kemerdekaan. Kreativitas ini sebagai peneguhan sikap bahwa batik tak semata warisan budaya Indonesia tetapi juga media refleksi kebhinekaan Nusantara.

Pengelola galeri batik banyumasan, Slamet Hadi Priyanto (48) dikutip dari merdeka.com menuturkan, motif batik yang dibuat dalam batik cap menampilkan bendera merah putih. Sementara untuk batik tulis, motifnya lebih kompleks yakni serangkaian adegan permainan dan lomba Agustusan. Mulai dari panjat pinang, balap karung, lari kelereng, tarik tambang dan gebuk bantal. Ada juga motif batik yang menampilkan serangkaian adegan upacara pengibaran bendera, drum band, tarian, sampai gerak jalan dalam satu kain.

Motif kreatif lain bertuliskan “Aku Pancasila. Aku Indonesia”. Uniknya tulisan tersebut tidak menggunakan huruf latin, melainkan menggunakan gambar bercorak binatang, tumbuhan, dan bangunan yang membentuk baris huruf.

“Sedang ramai saat ini tentang kebhinekaan. Batik yang menjadi warisan budaya Indonesia harus menjadi refleksi,” kata Slamet yang juga keturunan tionghoa ini, Sabtu (12/8)

Di galeri batik miliknya, empat motif batik kemerdekaan dibanderol dengan harga bervariasi. Untuk batik cap dibanderol Rp 50.000. Sedang tiga motif batik tulis di kisaran harga Rp 400.000 sampai Rp 2 juta.

“Untuk momen Agustusan, kami mampu membuat sebanyak 10-20 lembar kain batik motif Kemerdekaan yang sudah dikerjakan sejak bulan Juli,” ujarnya.

Salah satu pengrajin batik, Kusmini (52) menceritakan, membutuhkan waktu satu bulan untuk proses pembuatan batik motif kemerdekaan. Adapun jenis kain yang digunakan terbuat dari kain mori primisima berukuran 2,5 meter x 1 m.

“Bagian tersulit adalah mengisi pewarnaan detil orang dalam batik,” ungkapnya.(yaya)

Comments are closed.