NASIONAL

Polda Sumut gagalkan peredaran 22,69 Kg sabu dan 20 ribu ekstasi

fokusmedan : Selama kurun waktu dua minggu, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut mengamankan 22,69 Kg narkotika jenis sabu dan 20.000 butir pil ekstasi dari 17 tersangka.

Perincian penangkapan itu dimulai dari (26/2) dengan mengamankan 6 tersangka berinisial F, M alias P, I, MY, EAS alias G dan DH yang dimana tiga tersangka F, M alias P dan I lebih dulu ditangkap di Hotel Antara Dua Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia.

Dari tangan ketiganya, petugas menyita 990 gram sabu yang dimasukkan dalam bungkus plastik berwarna putih.

Saat diinterogasi ketiganya mengaku kalau seorang pria berinsial MY juga memiliki narkoba jenis sabu di Jalan Garuda II, Kecamatan Sei Semayang.

“Usai mengamankan MY, petugas menyita 955 gram sabu dan petugas terpaksa menembak kaki kirinya karena melawan saat ditangkap. Sementara dari pengakuan MY, ada satu orang laki-laki di Desa Limaumanis, Kabupaten Deliserdang yang memiliki sabu berinisial EAS alias G dengan barang bukti 1.988 gram sabu. Dari EAS alias G, satu tersangka berinisial DH kembali ditangkap dengan barang bukti 1.000 gram sabu, pada (6/3),” ungkapnya kepada fokusmedan.com, Senin (18/3).

Selanjutnya pada (12/3) petugas kembali menangkap 4 tersangka masing-masing berinisial SIS, MS, ZRG dan AHP dengan barang bukti 17.687 gram sabu. Keempat tersangka terpaksa ditembak kakinya karena berusaha melawan saat pengembangan.

Dari keterangan keempat tersangka kembali diamankan satu tersangka berinisial SK. Tak sampai disitu, petugas Unit 3 Subdit III kembali melakukan penangkapan, Rabu (13/3/2019) dan berhasil mengamankan 3 tersangka dari lokasi berbeda.

“Awalnya petugas menangkap MIN alias F di areal tanah garapan Jalan Jermal XV dengan barang bukti 70 gram sabu-sabu. Dari keterangan MIN alias F, sabu tersebut diperolehnya dari AH alias H atas arahan ARP alias AG,” sebut Hendri.

Kemudian petugas berhasil menangkap ARP alias AG di Jalan HM Joni Medan dan melakukan penangkapan terhadap AH alias H di Jalan Jermal VII sekira pukul 23.00 WIB. Ketiganya kemudian diboyong ke Polda Sumut untuk proses lebih lanjut.

Tangkapan terakhir, petugas Unit 4 Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut berhasil mengamankan tiga tersangka masing-masing berinisial A alias J, J dan I dengan barang bukti 20.000 butir pil ekstasi yang dikemas dalam empat bungkusan besar.

“Ketiganya diamankan dari sampan saat melintas di perairan Teluk Nibung, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai. Ekstasi tersebut dibawa dari Malaysia dengan modus memasukkannya ke dalam jaring plastik warna biru,” tukas Hendri.

Ia mengatakan, dengan jumlah barang bukti tersebut, polisi menyelamatkan 246.900 orang. Para tersangka dikenakan Pasal 61 Ayat (1) dan Pasal 62 UU RI No 5 Tabung 1997 dengan ancaman hukuman pidana penjara 5 tahun dan 10 tahun kuruangan penjara.

“Mereka juga dijerat Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling sikit penjara 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar,” tandasnya.(lia)