NASIONAL

Polda Sumut tetapkan 11 tersangka terkait kisruh di Tebing Tinggi

fokusmedan : Pasca kekisruhan yang terjadi pada Rabu (27/2) lalu dalam peringatan haul Nahdlatul Ulama (NU) ke-93 di Lapangan Sri Mersing Tebing Tinggi, pihak kepolisian kini mengamankan 3 orang lainnya yang diduga simpatisan FPI (Front Pembela Islam).

Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dalam keterangannya menyebutkan, saat ini sebelas orang yang terkait dalam kekisruhan tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Bila dimungkinkan, hari ini juga akan dikeluarkan surat perintah penahanan yang akan disampaikan kepada masing-masing keluarganya,” ujarnya kepada fokusmedan.com, Kamis (28/2).

Ia menyebutkan, 11 orang tersebut bernama Suhairi Alias Gogon (Mantan Ketua DPC FPI Padang Hilir), Syahrul Amri Sirait (Ketua DPC FPI Padang Hilir), M Fauzi Saragih (Simpatisan FPI), M Husni Habibie Nasution (Wali Laskar FPI), M Anjas (Simpatisan FPI), Arif Darmadi (anggota FPI Tebing Tinggi), Amirudin Sitompul (Panglima Jihad FPI), Oni Qital (Kadiv Aksi Front Mahasiswa Islam), Abdul Rahman, Ilham alias Iam, serta Rahmad Puji Santoso alias Rahmad.

“Mereka dikenakan Pasal 160, subsider 175 jo pasal 55, 56 KUHP,” tukasnya.

Dijelaskannya, kekisruhan terjadi ketika kesebelas orang yang sudah ditetapkan tersangka itu masuk ke dalam acara saat kegiatan tersebut hampir selesai dilakukan, Rabu (27/2) lalu.

“Selain berteriak mengeluarkan kalimat sekaligus mengacungkan tanda dua jari, mereka juga menggunakan baju dengan hastag #2019GantiPresiden,” tandasnya.

Berdasarkan hasil gelar perkara, aksi para tersangka telah terpenuhi unsur tindak pidananya dan telah cukup alat bukti untuk dilakukan penahanan.riz)