Jum. Jul 19th, 2019

Polisi tetapkan satu tersangka dalam OTT BPKD Pematamg Siantar

fokusmedan : Polda Sumut akhirnya menetapkan seorang tersangka dalam kasus operasi Tangkap Tangan (OTT) dari Kantor Badan Pegelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematang Siantar, Kamis (11/7) lalu.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana mengatakan, tersangka tersebut berinisial EZ yang merupakan bendahara pengeluaran.

“Tersangka ini bertugas sebagai bendahara,” sebutnya kepada fokusmedan.com, Jumat (12/7).

Sedangkan dua orang yang diamankan, lanjutnya masih berstatus sebagai saksi. Keduanya berinisial TMD Lumban Tobing yang merupakan tenaga harian lepas, dan LN yang merupakan staf bidang pendapatan di BPKD Pematang Siantar.

“Total yang kita amankan seluruhnya itu ada 16 orang termasuk tersangka. Saat ini mereka masih kita periksa, dan seluruhnya merupakan pegawai di BPKD Pematang Siantar,” jelasnya.

Ia menjelaskan, dalam kasus ini tidak tertutup kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka dan itu tergantung dari perkembangan penyidikan yang dilakukan.

Ketika ditanyakan mengenai modus operandi, Rony menerangkan, bahwa tersangka melakukan pemotongan terhadap insentif dari sejumlah petugas pemungut pajak di BPKAD dimana sesuai aturannya insentif itu diberikan kepada pemungut pajak sepenuhnya.

“Tapi insentif itu malah dipotong olehnya,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, bisa saja pemeriksaan dikembangkan sampai pada pucuk pimpinan BPKD Pematamg Siantar.(riz)