NASIONAL

Polres Deliserdang gelar rekontruksi pembunuhan Salsabila, siswi SMK Tunas Karya

fokusmedan : Satuan Reskrim Polres Deliserdang menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Salsabila (16), siswi SMK Tunas Karya yang ditemukan tewas di areal perkebunan kelapa sawit PT Lonsum, Sei Merah Tanjung Morawa (24/9) lalu.

Pantauan fokusmedan.com, rekontruksi pembunuhan yang digelar di lapangan sepakbola Polres Deliserdang ini tampak diikuti oleh pihak Kejaksaan Negeri Deliserdang, ketiga tersangka, keluarga korban dan keluarga para tersangka.

Dalam rekontruksi ini, polisi menggelar 23 adegan yang dimulai dari tersangka BK, AP dan DF  yang dalam reka ulang berkumpul dan merencanakan merampas harta benda korban bila tak mau memberikan pinjaman uang.

Kemudian ketiga tersangka menjalankan rencana merampok dengan menghubungi korban terlebih dahulu untuk bertemu di sebuah showroom sepeda motor Kawasaki di Tanjung Morawa.

Setelah bertemu, tersangka BK kemudian membawa korban ke gubuk perkebunan sawit PT Lonsum Afdeling I Desa Sei Merah dan selanjutnya menaruh obat tidur di dalam minuman yang sudah disiapkan tersangka.

Setelah diminum korban, ternyata obat tersebut tidak bekerja lalu tersangka BK kemudian menghubungi dua tersangka lainnya ke lokasi.

Saat dua temannya tiba, tersangka BK dan AF langsung mengeksekusi korban dengan cara membekap leher dan muka korban dengan menggunakan jaket hingga tewas, sedangkan tersangka DF memantau situasi.

Setelah dipastikan tewas, baju korban dibuka, kalung korban diambil  lalu jenazah korban di buang ke parit kebun.

Kasat Reskrim Polres Deliserdang, AKP Ruzy Gusman mengatakan, ada 23 adegan yang dilakukan dengan motif awal ingin merampas harta benda korban dengan menggunakan obat tidur.

”Kita menggelar rekontruksi pembunuhan ini bersama pihak Kejaksaan Deliserdang untuk penyelesaian berkas, memgingat para tersangka semuanya masih dibawah umur,” ujarnya.

Proses rekontruksi pembunuhan berjalan lancar, meskipun salah seorang keluarga korban sempat emosi namun dapat ditenangkan petugas yang mengawal jalannya rekontruksi.(putra)