PPP minta SBY tak perlu emosional tanggapi kritikan Jokowi

fokusmedan : Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi mengatakan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak perlu emosional menanggapi ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Workshop DPRD dari PPP di Hotel Mercure, Selasa (15/5) lalu. Sebab, kata dia, Jokowi hanya sedang memaparkan capaian kinerjanya selama memimpin Indonesia.

“Jadi konteksnya Jokowi memaparkan capaian kinerja dan itu biasa saja. Cuma karena ini tahun politik maka ditanggapi berlebihan,” kata Baidowi saat dihubungi merdeka.com, Kamis (17/5).

Dikutip dari merdeka.com, pria yang akrab disapa Awiek ini menjelaskan, kala itu Jokowi hanya sedang membeberkan keberhasilannya membangun infrastruktur. Terutama di kawasan Papua yang berimbas pada persamaan harga BBM di Papuan dengan di Pulau Jawa.

“Tak perlu emosional jika terjadi perbandingan antara satu fase setiap pemerintahan terkait dengan pencapaian kinerja. Karena apa yang disampaikan oleh Jokowi dalam acara penutupan Workshop DPRD PPP yakni memaparkan keberhasilan pemerintahan terkait pemerataan pembangunan infrastruktur. Khususnya di Papua,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan keberadaan infrastruktur yang telah dibangun oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu harga BBM di Papua sudah tak lagi mahal. Hal itulah, lanjut Awiek yang coba disampaikan oleh Jokowi.

“Yang imbasnya terhadap harga BBM. Karena sebelumnya infrastruktur rusak parah berakibat pada harga jual komoditas dan BBM. Ketika infratruktur sudah bagus, imbasnua harga komoditas bisa ditekan termasuk pula harga BBM yang satu harga,” jelasnya.

Diketahui, Presiden keenam sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membalas kritikan Presiden Jokowi yang tentang harga BMM khususnya di kawasan Timur Indonesia. Jawaban dari kritik tersebut dicuitkan SBY melalui akun Twitternya.(yaya)