Uncategorized

Prabowo: Jangan Disebut Lagi Menteri Keuangan, Tapi Menteri Pencetak Utang

fokusmedan : Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sangat prihatin dengan jumlah utang Indonesia yang saat jumlahnya cukup besar. Hal itu ia sampaikan saat melakukan orasi kebangsaan di depan massa pendukung dari Alumni Perguruan Tinggi seluruh Indonesia.

Dengan banyaknya utang, dia ingin menyindir nama Menteri Keuangan diganti nama menjadi Menteri Pencetak utang. Oleh karena itu, ia berjanji bersama dengan Sanfiaga Uni akan mengumpulkan putera-puteri terbaik Indonesia yang terbaik di Republik Indonesia, jika diberi mandat oleh rakyat Indonesia.

“Kita akan kumpulkan yang terbaik dari semua kelompok etnis, dari semua suku, semua agama, dari semua latar belakang. Yang terbaik kita kumpulkan untuk menyelamatkan bangsa Indonesia,” kata Prabowo di Padepokan Silat, Jakarta Timur, Sabtu (26/1).

Meski begitu, ia tak ingin para Alumni Perguruan Tinggi yang hadir melihat dan menilai Prabowo sebagai orang sakti yang bisa dengan cepat mengubah kondisi yang ada sekarang ini.

Dikutip dari merdeka.com, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengungkapkan, banyaknya utang Indonesia yang kian menumpuk. Membuat bangsa dan rakyat Indonesia semakin terpuruk dan sengsara.

“Ini kalau ibarat penyakit, saya katakan stadium sudah cukup lanjut, sudah lumayan parah. Utang menumpuk terus, kalau menurut saya, jangan disebut lagi lah ada menteri keuangan,” ungkapnya.

“Mungkin (Ganti) menteri pencetak utang. Bangga untuk utang, (tapi) yang suruh bayar orang lain,” cetusnya.(yaya)