Rapat Komisi III, Kapolri akan ditanya hubungan kerja dengan KPK

fokusmedan : Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan komisi III DPR, Kamis (12/10). Kapolri datang sekitar pukul 09.50 WIB.

Saat datang, awalnya Tito enggan memberikan komentar. Namun akhirnya ia bersedia untuk mengungkapkan apa saja yang akan dibahas dalam rapat bersama komisi III. Salah satunya terkait hubungan kerja Polri dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Sesuai daftar pertanyaan mengenai pengaduan-pengaduan yang disampaikan ke komisi III. Apa tindak lanjutnya dari Polri. Ada beberapa nanti kita jawab,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/10).

Selain hubungan kerja antara Polri dan KPK, Komisi III juga akan menanyakan beberapa kasus yang hangat dibicarakan masyarakat. Salah satunya kasus Saracen dan juga spa gay.

“Ketiga, ada beberapa permasalahan permasalahan yang menonjol yang ditangani oleh Polri. Seperti masalah Saracen, masalah ada narkoba, terorisme dan lain-lain seperti spa yang diduga gay dan ada beberapa kasus lain,” ungkapnya.

Kapolri yakin akan ada pengembangan pertanyaan lainnya saat rapat berlangsung. “Tapi saya yakin nanti akan ada pertanyaan-pertanyaan yang lebih banyak berkembang pada saat tanya jawab,” ucapnya.

Sebelumnya dikutip dari merdeka.com, Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan bahwa salah satu yang akan dibahas dalam rapat adalah penanganan kasus penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang belum juga selesai. Tambahnya, jika hal itu ditanyakan dalam rapat, Kapolda Metro Jaya Idham Azis akan menjawabnya.

“Ya ini nanti akan dijawab oleh Kapolda Metro Jaya karena kemungkinan besar itu yang akan ditanyakan. Nanti dimonitor saja jawaban Kapolda Metro seperti apa, perkembangan,” kata Syafruddin, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (12/9).(yaya)