NASIONAL

Rugikan negara Rp 3,24 M, pelaku pidana pajak divonis 10 bulan penjara

fokusmedan : Terdakwa kasus pidana pajak, Safriadi alias Safrianto alias Safri, divonis 10 Bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Medan, Rabu (10/5) kemarin.

‎Majelis Hakim yang diketuai Joni Simanjuntak, SH, MH. menyatakan bahwa Safriadi yang merupakan Direktur ‎CV Sejati Galang Bersama‎ secara sah dan meyakinkan bersama dengan Andri Yansen Bangun melakukan tindak pidana perpajakan.

Berupa penyalahgunaan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak dan penggunaan faktur faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya dengan tujuan mendapatkan restitusi pajak, sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sebesar Rp3,24 Milyar.‎

Kepala Kantor Wilayah (Kantor) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara, Tri Bowo kepada fokusmedan.com, Kamis (11/4) pagi, menambahkan terdakwa dinilai memenuhi semua unsur pidana sebagaimana dalam dakwaan Pasal 39 Ayat (1) huruf b juncto Pasal 43 (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2000 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan.‎

‎”Kasus ini merupakan pengembangan yang dilakukan oleh Penyidik Kanwil DJP Sumatera Utara II dari kasus sebelumnya yang melibatkan terdakwa Andri Yansen Bangun, yang telah divonis 2 (dua) tahun penjara,” ujarnya.

Atas Putusan tersebut, ia melanjutkan terdakwa melalui kuasa Hukum nya menyatakan menerima putusan tersebut. Begitu juga dengan Jaksa Penuntut Umum menyatakan menerima putusan ini.‎(rio)