EKONOMI & BISNIS

Rupiah Menguat ke Level Rp 14.040 per USD

fokusmedan : Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak fluktuatif di perdagangan hari ini, Kamis (31/1). Pagi tadi, Rupiah sempat dibuka menguat di level Rp 14.040 dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.131 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah langsung melemah usai pembukaan hingga sentuh level Rp 14.079 per USD, namun sempat bergerak stagnan. Rupiah kemudian menguat kembali, dan saat ini Rupiah berada di Rp 14.045 per USD.

Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA), David Sumual memprediksi, nilai tukar Rupiah terhadap USD masih akan terus menguat sepanjang kuartal-I 2019. Rupiah diprediksi bisa berada di bawah Rp 14.000 per USD.

“Kuartal-I dukungan untuk emerging market masih positif kisaran Rp 14.000 sementara ini. Ada kemungkinan di bawah Rp 14.000,” ujar David di Kantor ISEI, Jakarta, Senin (28/1).

Penguatan Rupiah terjadi ditengarai oleh keputusan Amerika Serikat menutup dan membuka kembali pemerintahan. Selain itu, rencana The Fed menaikkan suku bunga hanya dua kali tahun ini memberi sentimen baik untuk negara berkembang.

“Di dukung juga beberapa berita positif shutdown AS 34 hari berakhir, Demokrat itu disetujui oleh pemerintah. Selain itu juga masih sekitar rencana Fed menaikkan suku bunga lebih lambat dari tahun lalu empat kali menjadi dua kali ini menjadi sentimen yang membuat Rupiah menjadi bagus,” jelasnya.

Meski demikian, David mengatakan, pengusaha sebenarnya membutuhkan nilai tukar yang stabil. Oleh karena itu, pemerintah harus berupaya menjaga nilai tukar tetap pada level tertentu dan tidak bergerak cepat baik menguat atau melemah.

“Rupiah yang penting bukan menguat atau melemah, tapi stabil. Meningkat atau melemah drastis dalam waktu singkat, drastis, tidak baik untuk sektor riil. Mungkin untuk financial menarik ya,” jelas David.

Dikutip dari merdeka.com, fluktuasi nilai tukar secara drastis, kata David, bisa mengganggu kepercayaan sektor riil dalam melakukan transaksi dan investasi. “Sebaiknya penguatan terjadi bertahap,” jelasnya.(yaya)