EKONOMI & BISNIS

Rupiah mulai menguat di level Rp 14.900-an

fokusmedan : Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mulai menunjukkan penguatannya setelah melemah di level Rp 15.000-an. Pagi ini, Senin (5/11), Rupiah dibuka di level Rp 14.976, melemah tipis dibanding penutupan perdagangan minggu lalu di Rp 14.955 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah sempat melemah usai pembukaan menyentuh level Rp 14.986 per USD, namun kembali menguat ke level Rp 14.970 per USD. Saat ini, Rupiah kembali melemah tipis di level Rp 14.975 per USD.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) mulai menunjukkan penguatan setelah sebelumnya berada di level Rp 15.200-an per USD. Mengutip data Bloomberg Rupiah dibuka di level Rp 15.041 per USD, menguat dibanding penutupan kemarin di level Rp 15.127 per USD.

“Mengenai perkembangan nilai tukar Rupiah, Alhamdulillah dalam beberapa waktu terakhir itu stabil dan bahkan menguat. Saat ini (pagi tadi) rupiah kalau di pasar spotnya diperdagangkan sekitar Rp 15.090 per USD,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Jumat (2/11).

Perry menyebut, penguatan terhadap nilai tukar Rupiah ini juga dipengaruhi oleh instrumen BI mengenai aturan transaksi pasar Non Deliverable Forward (NDF) di dalam negeri atau Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).

Sejak diberlakukan mulai 1 November 2018 lalu, DNDF mampu mendorong kecukupan likuiditas baik di pasar Rupiah maupun valutas asing (valas). Hingga kini sudah ada sebanyak 11 bank yang telah melakukan transaski DNDF dari 30 bank yang menyatakan kesiapannya.

“Pergerakan pasar sangat bagus suplay dan demand bergerak jadi ini penguatan Rupiah itu adalah memang murni mekanisme pasar suplay demand. Oleh karena itu, saya sampaikan terimakasih kepada kalangan perbankan, pelaku pasar keuangan dan juga pelaku koorporasi yang memang secara aktif bertransaksi dipasar valas,” kata Perry.

NDF merupakan instrumen derivatif dari kontrak perdagangan mata uang berjangka. NDF merupakan kontrak membeli atau menjual valuta asing (valas) dalam jangka waktu tertentu dengan menggunakan kurs yang telah ditentukan di awal. Sedangkan Domestik NDF maka transaksi tersebut dilakukan di dalam negeri.