OTOMOTIF

Safety Riding Honda ajak pelajar Kabanjahe cerdas berkendara

 
fokusmedan : Tingginya tingkat kecelakaan yang terjadi saat berkenara di jalan raya menjadi momok terbesar yang mengancam keselamatan jiwa. Kondisi ini memanggil kepedulian PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumut untuk melakukan gerakan kampanye Cari_Aman melalui edukasi keselamatan berkenara (safety riding) ke berbagai lapisan masyarakat. 
Bersama dealer Honda CV Setia Motor Kabanjahe, pembekalan edukasi aman berkendara ini diberikan langsung pada pelajar dari SMK Immanuel 1 Kabanjahe.
Sesi praktek yang dibawakan para instruktur safety riding juga menjai momen menarik yang tidak dilewatkan para pelajar yang terlihat penasaran mencoa cara berkendara yang aman.
 
Mendukung niat baik Honda, kegiatan ini turut dihadiri perwakilan dari Polres Tanah Karo yang juga turut memberikan materi terkait sejumlah pelanggaran yang dilakuakn oleh pengguna jalan yang tidak taat aturan berlalu lintas. Respon positif juga diberikan para guru SMK Immanuel 1 Berastagi yang juga ikut menghadiri kegiatan edukasi safety riding bersama para siswa.
 
Imran Purba, ST, MT selaku Kepala Sekolah SMK Immanuel 1 Kabanjahe mengungkapkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih dan menyambut baik kunjungan yang dilakukan Honda bersama pihak kepolisian ke sekolahnya.
Kami sagat menghargai kepedulian Honda membagikan pengetahuan kepada anak didik SMK Immanuel 1 Kaanjahe, apalagi memang anak sekolah zaman sekarang sebagian besar menggunakan sepeda motor untuk ke sekolah, jadi pastinya edukasi ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kesadaran mereka untuk berkendara sesuai aturan, “ ujarnya.
 
Instruktur Safety Ridng PT Indako Trading Coy Eka Yolahati mengungkapkan bahwa untuk menekan tingginya angka korban meninggal dunia karena kecelakaan saat berkendara, maka manusianya harus dicerdaskan dengan memberikan edukasi tentang pentingnya keselamatan.
Menurutnya banyak pengendara tidak menyadari, bahkan mengesampingkan keselamatan dengan tidak melengkapi perlengkapan berkendara yang justru dapat mengancam jiwanya, seperti tidak mengenakan helm berlisensi Standar Nasional Indonesia (SNI) termasuk cara memakainya secara benar untuk melindungi bagian kepala.
 
“ Tidak hanya helm SNI, namun perlengkapan lainnya untuk mendukung keselamatan saat berkendara itu ada jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu yang menutup bagian mata kaki serta pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan dan memastikan kelayakannya sebelum mulai berkendara, “ ujar Eka Yolahati. 
Sementara itu Leo Wijaya, Direktur PT Indako Trading Coy mengungkapkan bahwa komitmen Honda untuk melakukan edukasi kepada masyarakat luas akan terus digalakkan. Pihaknya juga sangat berterima kasih kepada pihak-pihak terkait yang mendukung kegiatan ini, seperti halnya pihak kepolisian dan juga SMK Immanuel 1 Kaanjahe.
“Kami berharap edukasi ini dapat memerikan pengaruh positif pada generasi muda untuk memperbaiki etika berkendara, mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan safety riding demi menyelamatkan masa depan mereka yang berharga, “ ujar Leo Wijaya kepada fokusmedan.com, Rabu (3/10).(ril)