Rab. Okt 16th, 2019

Sri Mulyani Tak Ingin Pegawai Kemenkeu Hanya dari STAN

fokusmedan : Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, merawat keberagaman merupakan hal yang perlu dilakukan oleh semua pihak di Indonesia termasuk Kementerian Keuangan. Dia bahkan mengatakan keberadaan mesti diciptakan dengan sengaja.

Di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), jelas dia, upaya menciptakan keberagaman dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya dalam proses rekrutmen pegawai.

“Bagi Kementerian keuangan kami coba menerjemahkan kesatuan dan keberagaman dan juga inklusi dalam proses di institusi kami. Sebagai menteri keuangan ada aturan terkait ASN yang harus dipatuhi, tapi kamu bisa melakukan upaya lebih untuk menciptakan keberagaman,” ungkapnya dalam Makara Human Behavior Studies in Asia dengan topik ‘Challenges of Diversity Management in a Public Organization’, Jakarta, Sabtu (12/10).

Dia menjelaskan bahwa dirinya tak mau, para pegawai Kemenkeu hanya datang dari satu sekolah saja, yakni PKN STAN. “Contoh, mayoritas rekrutmen datang dari PKN STAN. Ketika saya jadi menteri Keuangan (di periode) sebelumnya, saya selalu katakan Kementerian Keuangan tidak bisa didominasi oleh satu sekolah,” jelasnya.

Oleh karena itu, dikutip dari merdeka.com, pihaknya juga merekrut pegawai dari berbagai latar belakang universitas dan latar belakang studi. Dengan begitu, dapat tercipta keberagaman di institusi Kemenkeu.

“Jika hanya didominasi oleh satu sekolah, satu kelompok alumni, akan terefleksi dalam kebijakan dan sikap organisasi ini sangat berbahaya untuk Indonesia sebagai negara yang beragam,” tegas dia.

“Jadi di samping tugas utama kami untuk mengatur keuangan negara, kami juga menciptakan dan mempertahankan kesatuan, keberagaman, dan mempromosikan keterbukaan,” imbuhnya.(yaya)