Tahun 2018, safety riding tetap jadi prioritas Honda

fokusmedan : Semangat memasuki tahun baru ditunjukkan Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara (Sumut) yang kian optimis sasaran edukasi keselamatan berkendara (safety riding) yang akan dicapai di tahun 2018 dapat lebih baik dari tahun ini.

Jika pada tahun lalu tim safety riding Indako berhasil malampaui target dengan capaian 10.384 peserta, maka diyakini pada tahun mendatang capaian tersebut akan meningkat hingga mencapai angka 11.000 peserta.

Leo Wijaya, Direktur Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumut mengungkapkan bahwa banyak dari kecelakaan lalu lintas terjadi disebabkan kurangnya perhatian pengguna jalan serta sangat minimnya pengetahuan tentang safety riding, bahkan banyak dari perlengkapan safety riding juga kurang di mengerti oleh para pengguna kendaraan. Karenanya komitmen Indako Trading Coy untuk mewujudkan perilaku aman dan menumbuhkan kesadaran berkendara yang aman ke berbagai lapisan masyarakat akan terus diupayakan.

“ Setiap tahunnya tim safety riding Honda selalu bekerja keras melakukan yang terbaik, karenanya Honda sangat bersyukur dengan capaian yang berhasil diraih sepanjang tahun 2017 yang tentunya akan semakin memacu semangat tim untuk terus menyebarkan dan menanamkan prinsip Cari-Aman kepada seluruh masyarakat di wilayah Sumut, sehingga selain impian mewujudkan keamanan saat berkendara dapat tercapai, Honda juga akan senantiasa membantu tugas aparat kepolisian mengurangi angka kecelakaan sepeda motor yang terbilang cukup tinggi “, ujar Leo Wijaya kepada fokusmedan.com, Rabu (27/12).

Sementara itu Ismed Risya selaku Kepala Sub Dept Safety Riding Indako Trading Coy menambahkan bahwa pihaknya tahun 2018 optimis peserta edukasi safety riding untuk wilayah Sumut akan tetap bagus, bahkan meningkat. Tercatat 10.384 peserta yang telah menerima pelatihan safety riding yang dihelat Indako Trading Coy sepanjang tahun 2017 berasal dari berbagai latar belakang dan usia yang berbeda, dan metode ini tetap dipertahankan agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“ Tahun depan kami akan kembali menyasar para pelajar baik dari tingkat TK, SD, SMP, dan juga SMA. Selain itu edukasi safety riding juga akan menjangkau peserta dari kalangan mahasiswa, karyawan dari perusahaan pemerintah maupun swasta, para bikers dari komunitas motor Honda, hingga masyarakat pengguna sepeda motor Honda,” ujar Ismed Risya.

Safety riding sendiri merupakan keamanan dan keselamatan berkendara. Melalui Safety Riding diharapkan perilaku berkendara secara ideal harus mampu memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain. Jadi kewaspadaan berkendara adalah menjadi hal yang utama, dan sebaiknya sebelum berkendara dengan sepeda motor, maka si pengendara wajib mengasah skill dan kemampuan dan juga pengetahuan tentang cara berkendara yang baik dan benar.

Karenanya setiap kali menggelar Edukasi Safety Riding, tim safety riding Indako selalu memberikan pengetahuan seputar safety riding, teknik-teknik dasar berkendara, dan prilaku berkendara yang menitik beratkan pada pengendalian sikap dalam berkendara yang berpengaruh pada etika dan mentalitas ketika di jalan raya.(edi)