Tarik investor migas, ESDM bakal terapkan sistem buka data

fokusmedan : Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan terdapat 100 cekungan atau lapisan subsurface yang mengandung hidrokarbon. Namun hingga saat ini baru 30 Cekungan migas yang telah dieksplorasi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja mengatakan pihaknya berencana membuka data untuk mengeksplorasi cekungan yang tersisa. Dengan demikian, para ahli dapat meneliti cekungan-cekungan sehingga peluang ditemukannya cadangan migas baru lebih terbuka.

“Yah kita inginnya data-data kita di open kepada ahli seluruh dunia. Sehingga bisa melihat data dari cekungan-cekungan yang potensi dan sebagainya bisa di analisis yang punya keahlian,” kata Wirat dalam diskusi Energi Kita yang digagas merdeka.com, RRI, Sewatama, IJTI, IKN dan IJO di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (12/2).

Lanjut Wirat, beberapa negara yang sukses menerapkan sistem open data dan membuka data-data terkait cekungan-cekungan migas mereka adalah Norwegia dan Australia. Dengan sistem tersebut, kedua negara mampu meningkatkan investasinya.

“Nah ini di Indonesia mau siapkan permen supaya wilayah survei dibuka. Jadi mereka (para ahli) bisa melihat dan melakukan kajian. Potensi indonesia memang besar,” ujarnya.

Dikutip dari merdeka.com, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sammy Hamzah mendukung rencana dari pemerintah tersebut. Dengan adanya transparansi data akan menarik investor untuk investasi migas di Indonesia.

“Investor jadi bisa melihat data lebih transparan. Kami sangat berharap itu dilanjutkan jadi bisa banyak kemungkinan investor masuk ke Indonesia,” jelas Sammy.

Sebagai informasi, terdapat cadangan migas yang diperkirakan mencapai 3,7 miliar barel dalam 70 cekungan atau lapisan subsurface. Dari cekungan-cekungan itu, 60 persen di antaranya berlokasi di laut dalam. Akibatnya, dibutuhkan dana hingga sekitar USD 40-200 juta per sumur untuk mengeksplorasi cekungan-cekungan tersebut.(yaya)

Comments are closed.