KABAR MEDAN

Terkait perampokan dalam angkot, Polsek Patumbak buru tersangka lainnya

fokusmedan : Terkait kasus perampokan terhadap dua wanita di dalam angkot, Sabtu (13/20) yang menyebabkan luka serius, pihak Polsek Patumbak masih menindaklanjuti dan memburu pelaku lainnya.

Dua korban perampokan itu bernama Rizke Warsih Riana br sibarani (20) warga Dusun III Gg Segitiga Bangun, Tanjung Morawa dan Ronita br Situmorang (20) warga Jalan Ujung Serdang, Tanjung Morawa diketahui dirampok oleh tiga pelaku di kawasan jembatan layang, Amplas ketika menumpangi angkot Medan Bus 135.

“Tiga pelakunya sudah ditangkap. Sedangkan untuk pengemudi angkot 135 masih terus dilakukan pencarian,” kata Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Budiman Sumanjuntak kepada fokusmedan.com, Sabtu (27/10).

Meski sudah melakukan pencarian dan menemui mandor angkot 135, namun petugas belum menemukannya. Sedangkan ketiga pelaku yang sudah dibekuk mengaku tidak mengenal sopir angkot saat melakukan perampokan.

“Mandor sudah kita periksa, namun tidak tahu orangnya, sebab angkot 135 ada puluhan unit. Sedangkan pelaku yang kita tanyakan juga mengaku tidak kenal dengan sopir angkotnya,” ungkapnya.

Begitupun, saat disinggung mengenai penadah barang hasil rampokan, Budiman menyebutkan, berdasarkan keterangan ketiga pelaku, mereka menjual dua unit handphone korban kepada F. Namun F, mengaku tidak ada menerima barang yang dimaksud oleh ketiga pelaku.

“Kita sudah menangkap F, namun dalam kasus lain yaitu kasus narkoba. Sebab F mengaku tidak ada menerima barang rampokan dari pelaku. Jadi F kita kenakan UU narkotika,” tandasnya.(riz)