KABAR MEDAN

Tersangka membunuh karena korban tidak beri uang Rp10 juta

fokusmedan : Pria yang berinisial D (21) selaku tersangka pembunuhan di Hotel 61 mengaku sudah merencanakan aksi pembunuhan terhadap korbannya B (31).

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pegawai Alfamidi di Jalan Karya Medan Barat ini mengaku menyimpan rasa kecewa yang mendalam terhadap korban, yang telah mempermainkannya dengan mengimingi akan menjadikannya gigolo tante girang dengan bayaran Rp10 Juta.

“Kami bertemu di depan Alfamidi, ia mengajak saya akan mengenalkan kepada tante-tante, dan dijanjikan uang, namun sudah dua kali pertemuan di Hotel tidak ada (yang dijanjikan),” kata D kepada fokusmedan.com, Senin (9/7).

Ia mengatakan dalam dua kali pertemuan yang pertama, tersangka dan korban sempat melakukan interaksi seksual. “Saya juga difoto foto (bugil) dengan alasan akan dikirim ke tante,” ujarnya.

Namun, setelah dua kali pertemuan yang dijanjikan korban tak terealisasi, tersangka diam-diam menyimpan kecewa. Belum hilang rasa kecewanya, korban malah kembali mengajak tersangka untuk bertemu di Hotel.

Di pertemuan ketiga, tersangka mulai merencanakan pembunuhan seandainya di pertemuan ini janji korban tak jadi kenyataan. Kamis (5/5) malam, mereka bertemu di Hotel 61, tersangka datang menyelipkan kabel yang nantinya menghabisi nyawa korban.

“Dibilangnya ada tante, rupanya dia yang menjadi tantenya (korban), ” kesal tersangka.

Selain kecewa dibohongi, tersangka juga mengaku nekad menghabisi nyawa Budianto alias Ardila Putri lantaran takut foto bugilnya tersebar.

Akibat perbuatannya tersangka yang kini mendekam di sel tahanan ini, terancam hukuman mati ia dijerat dengan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana.(rio)