KABAR MEDAN

Tim Pegasus Polsek Medan Kota ringkus dua pelaku penganiayaan

fokusmedan : Dua pria diamankan personel tim Pegasus Polsek Medan Kota atas dugaan penganiayaan dan pengerusakan.

Kedua tersangka ini diringkus setelah petugas mendapat laporan dari korbannya bernama Lim Koen Lay (57) warga Jalan Sampali No 46, Kelurahan Pandau Hulu II, Kecamatan Medan Kota,

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani mengatakan, kedua pria  tersebut berinisial HL (40) warga Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Pantai Burung Medan Maimun, serta PC (28) warga Jalan Brigjend Katamso Gang Satria.

“Kedua tersangka kita tangkap, karena secara bersama-sama melakukan tindak kekerasan terhadap korban dan barang di tempat usaha milik korban,” ujarnya.

Dijelaskannya, kejadian itu terjadi ketika korban Lim Koen Lay sedang memasang plang reklame Harapan Baru Ac Mobil dan Conpresor di tempat usaha miliknya di Jalan Juanda, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, Minggu (4/11) sekitar pukul 16.00 WIB.

Selanjutnya, selesai memasang plang tersebut, korban didatangi empat preman sambil memaki-maki korban dengan perkataan kasar, karena merasa keberatan dengan pemasangan plang itu.

Selanjutnya, preman ini memukul dan meninju korban. Karena merasa ketakutan, korban pun melarikan diri, masuk ke rumah tempat usahanya.

“Namun para tersangka justru mengejar korban sampai masuk kedalam. Dimana salah seorang tersangka masuk sambil memegang potongan besi,” jelasnya.

Akan tetapi, sebut Revi, para pelaku tidak lanjut memukuli korban, dan memutuskan untuk pergi. “Tapi keempat pelaku datang kembali, dan merusak plang yang telah di pasang oleh korban,” sebutnya.

Selanjutnya, korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Kota dengan laporan bernomor LP/836/XI/2018/Sek Medan kota tanggal 5 Nopember 2018.

Mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung turun ke lokasi dan mengamankan dua dari empat preman itu.

“Sedangkan dua orang tersangka lainnya berinisial G dan EG masih kita lakukan pencarian,” terangnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap kedua tersangka, aksi pemukulan dan pengrusakan itu dilakukan karena tersangka tidak terima plang reklame di pasang oleh korban tanpa persetuan dan ijinnya.

Selain itu, tersangka juga mengaku jika korban melawan mereka, sehingga terjadi penganiayaan dan pengerusakan tersebut.

“Untuk tindak lanjut, kita akan mengejar dua pelaku lainnya,” pungkasnya.(riz)