Viral di medsos, video seorang pria mengaku oknum TNI menghalangi laju ambulans

fokusmedan : ‎Rekaman video seorang pria mengaku anggota TNI yang menghalangi laju ambulans, menjadi viral di media sosial (medsos), Minggu (15/4).‎

Menanggapi hal itu, pihak ‎Kodam I Bukit Barisan hampir memastikan pengemudi yang mengaku sebagai anggota TNI itu bukan anggota TNI.

“Saya sudah terima dan lihat videonya. Kami sudah tindaklanjuti dan sebarkan ke satuan-satuan di Kodam I Bukit Barisan. Hasilnya sejauh ini tidak ada satu pun yang mengenali yang bersangkutan sebagai anggota kita,” jelas Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Edy Hartono kepada fokusmedan.com, Minggu (15/4) sore.‎

Menurut Edy, wajah pengemudi pada rekaman video itu kurang jelas. Dia pun menyayangkan video berhenti saat pria yang mengaku anggota TNI itu mendekati orang yang merekamnya, sehingga wajahnya tidak terekam cukup lama.

Ia juga tidak yakin kalau pelaku yang menghalangi ambulans itu adalah anggota TNI. Alasannya, anggota TNI  sudah dididik untuk mengedepankan kepentingan masyarakat.

“Jangankan tidak memberi jalan ambulans, kendaraan Kaveleri kita bahkan pernah jadi ambulans dadakan untuk membantu warga,” jelas Edy.

Begitu pun, pihak Kodam I Bukit Barisan terus melakukan penyelidikan. Mereka masih mencari pria dalam rekaman video yang viral di media sosial itu.

Jika terbukti bukan anggota TNI, pria itu akan diserahkan ke pihak kepolisian. Selain menjadi oknum tentara gadungan, pria itu juga telah menjelekkan nama baik TNI.

“Kalau yang konfirmasi ke kami kan bisa langsung tahu bahwa yang bersangkutan bukan anggota TNI. Tapi banyak netizen di luar sana yang sudah memvonis dia adalah anggota TNI,” sebut Edy.

Pernyataan dari Kapendam I Bukit Barisan ini merespons video viral di media sosial. Dalam video yang diduga direkam di sekitar Medan itu, seorang pengendara mobil bernomor polisi BK 1314 GM tidak memberi jalan pada ambulans yang sedang melaju.(rio)