Ming. Jul 21st, 2019

Wisatawan Asing Meningkat Meskipun Gunung Bromo Erupsi

fokusmedan : Erupsi Gunung Bromo nyatanya tidak menyurutkan minat wisatawan mancanegara mengunjungi tempat tersebut. Mereka justru makin tertarik dengan pemandangan vulkanis di kawah aktif yang menyemburkan asap atau abu.

Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Syarif Hidayat, mengatakan sepanjang berita erupsi Gunung Bromo justru jumlah wisatawan lokal yang mengalami penurunan. Sementara wisatawan mancanegera justru mengalami kenaikan.

“Wisatawan lokal memang menurun, tapi yang dari luar negeri justru naik, meski tidak signifikan. Pengunjung mancanegara naik sebanyak 14 orang per hari,” kata Syarif Hidayat kepada wartawan di Kantor BB TNBTS Kota Malamg, Rabu (20/3).

Para wisman justru melihat kejadian tersebut sebagai sesuatu yang langka. Mereka tertarik dengan aktivitas vulkanis yang terjadi di puncak kawah bromo, kendati saat ini dilarang mendekat dalam radius tertentu.

Hampir setiap hari, Gunung Bromo dalam sebulan terakhir kerap mengeluarkan abu vulkanis atau erupsi. Suara gemuruh terdengar dari kawah gunung dan abu halus terbawa angin ke berbagai arah hingga dapat dirasakan oleh masyarakat pedesaan sekitar Gunung Bromo.

Namun demikian status Gunung Bromo tetap dalam kondisi seperti semula yakni level II atau waspada. Gunung Bromo tetap aman dan indah untuk dikunjungi hingga sekarang ini.

Hanya saja, masyarakat tetap diminta untuk waspada dan tidak mendekati kawah dalam radius 1 kilometer. Masyarakat diminta mengenakan masker sebagai antisipasi abu vulkanis.

“Statusnya masih level II waspada. Wisatawan juga diminta tetap waspada dan berhati-hati. Mereka yang berkunjung disarankan mengenakan masker dan mengikuti himbauan TNBTS,” katanya.

Dikutip dari merdeka.com, TNBTS sendiri bersama pihak terkait telah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari Empat Kabupaten. Mereka menyiapkan diri untuk berjaga-jaga dengan segala kemungkinan yang terjadi.(yaya)